Sunda merdeka, Sundaland jaya abadi!
Gunung menjulang, sungai mengalir bening,
Di situ jiwa Sunda berdenyut, penuh hasrat,
Merdeka, berdaulat, menentukan arah nasib.Sundaland, peradaban purba yang agung,
Jejak nenek moyang terukir di batu karang,
Kami bangkit, menolak belenggu penjajah,
Menghidupkan kembali api kebesaran yang telah.Kami adalah Sunda, darah Wiwitan mengalir,
Budaya, bahasa, dan tanah kami junjung tinggi,
Bukan sekadar nama, tapi nyawa yang hidup,
Dalam harmoni alam, kami menari dengan waktu.Kemerdekaan kami bukan angan di awang,
Tapi tekad baja, terpatri di hati dan sanubari,
Kami tolak penindasan, kami bangun keadilan,
Sunda dan Sundaland, berdiri teguh selamanya.Dari Priangan hingga pesisir Samudra,
Kami bersatu, menggenggam hak kami kembali,
Bersama angin, kami nyanyikan lagu kebebasan,
Sunda merdeka, Sundaland jaya abadi! Bumi Sundaland, 10 April 2020 Catatan: Puisi ini mencerminkan semangat kebangsaan dan identitas budaya Sunda serta Sundaland secara simbolis, tanpa mengacu pada gerakan politik tertentu. Jika Anda memiliki konteks atau tujuan spesifik untuk puisi ini, silakan beri tahu saya untuk penyesuaian lebih lanjut!
Komentar
Posting Komentar