Desakan Pemindahan Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Desakan Pemindahan Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Respons Pemerintah AS

Pejabat dari Departemen Luar Negeri AS telah angkat bicara tentang bagaimana larangan visa Donald Trump dapat berdampak pada penggemar yang bepergian ke Piala Dunia FIFA 2026. 

Latar Belakang Kontroversi

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni-Juli 2026, dengan AS menjadi tuan rumah untuk 78 dari 104 pertandingan di 11 kota.

Kebijakan Trump yang Memicu Kontroversi:

Pemerintahan Trump mengumumkan pembatasan perjalanan dengan memblokir atau sangat membatasi warga dari 12 negara untuk bepergian ke AS pada Juni 2025, dan pada 14 Januari 2026 menangguhkan pemrosesan visa imigran dari 75 negara tanpa batas waktu. 

Negara peserta Piala Dunia 2026 yang terdampak antara lain Brasil, Kolombia, Mesir, Ghana, Yordania, Maroko, Tunisia, Uruguay, Haiti, dan Iran.

Desakan Pemindahan Tuan Rumah

Akibat kebijakan tersebut, muncul berbagai desakan:
1. 23 anggota parlemen Inggris dari empat partai menandatangani mosi yang mendesak badan olahraga internasional mempertimbangkan pengusiran Amerika Serikat dari kompetisi global utama. 
2. Presenter olahraga Jeff Stelling mengusulkan agar Inggris menggantikan AS sebagai tuan rumah
3. Beberapa pihak menyarankan agar AS dicabut haknya sebagai tuan rumah bersama

Meski demikian, Trump menyatakan bahwa tujuannya adalah menyelenggarakan Piala Dunia yang berjalan dengan sangat baik dan siap menyediakan dana federal untuk keamanan di kota-kota tuan rumah. Bandung, 19 Januari 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Ujung Tanduk Sejarah: Krisis Iran-Amerika dan Pencarian Jalan Keluar yang Mustahil

Gagasan "Revolusi Persemakmuran"

OKI sebagai "Khilafah Fungsional" Abad Ini: Menuju Peran Strategis di Tengah Multipolaritas Global