Peta Sikap Para Pemimpin EU Atas Krisis Negara Teluk?

Peta Sikap Para Pemimpin EU Atas Krisis Negara Teluk? 

๐Ÿ‡ช๐Ÿ‡บ Lembaga EU (Kallas, Von der Leyen, Costa) — Berhati-hati dan ambigu. Pernyataan bersama Von der Leyen dan Costa hanya menyerukan "pengekangan maksimum, perlindungan warga sipil, dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional." [House of Commons Library](https://commonslibrary.parliament.uk/research-briefings/cbp-10411/) Sementara Kallas justru melihat peluang: ia menyebut kematian Khamenei sebagai "titik balik dalam sejarah Iran" dan mengatakan "jalan kini terbuka menuju Iran yang berbeda." [The National](https://www.thenationalnews.com/business/economy/2026/02/18/oil-price-hormuz-shipping-us-iran/)

๐Ÿ‡ซ๐Ÿ‡ท๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ช๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง E3 (Macron, Merz, Starmer)— Sikap paling kontroversial. Mereka secara tegas mengecam "serangan Iran terhadap negara-negara di kawasan" namun sama sekali tidak mengomentari serangan awal AS-Israel terhadap Iran. [Wikipedia](https://en.wikipedia.org/wiki/2026_Israeli%E2%80%93United_States_strikes_on_Iran) Lebih jauh, mereka secara terbuka mengancam bahwa opsi militer tetap terbuka: "jika diperlukan, ini bisa mencakup kemungkinan mengambil tindakan pertahanan militer yang proporsional untuk menekan kemampuan Iran meluncurkan rudal dan drone." [Democracy Now!](https://www.democracynow.org/2026/2/28/special_report_us_israel_launch_unprovoked)

๐Ÿ‡ช๐Ÿ‡ธ Spanyol (Sรกnchez) — Suara paling kritis di EU. Sรกnchez secara eksplisit menyatakan Madrid menolak "tindakan militer sepihak oleh Amerika Serikat dan Israel, yang merupakan eskalasi dan berkontribusi pada tatanan internasional yang lebih tidak pasti." [Consilium](https://www.consilium.europa.eu/en/press/press-releases/2026/01/06/robust-security-guarantees-for-a-solid-and-lasting-peace-in-ukraine-statement-of-the-coalition-of-the-willing-issued-by-france/)

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡น Italia (Meloni) — Diplomatis. Meloni menegaskan "dukungan terhadap setiap inisiatif yang dapat mengarah pada de-eskalasi ketegangan" sambil menghubungi para pemimpin Teluk untuk menyatakan serangan Iran terhadap negara-negara mereka "tidak dapat dibenarkan." [Center for Strategic and International Studies](https://www.csis.org/analysis/unfinished-plan-peace-ukraine-provision-provision)

๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ด Norwegia (Eide) — Paling jelas secara hukum: "Serangan ini digambarkan sebagai serangan pre-emptif, tetapi tidak sesuai dengan hukum internasional. Serangan pre-emptif memerlukan adanya ancaman yang segera terjadi." [Chatham House](https://www.chathamhouse.org/2026/02/europe-helping-ukraine-resist-us-push-peace-any-price)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Ujung Tanduk Sejarah: Krisis Iran-Amerika dan Pencarian Jalan Keluar yang Mustahil

Gagasan "Revolusi Persemakmuran"

OKI sebagai "Khilafah Fungsional" Abad Ini: Menuju Peran Strategis di Tengah Multipolaritas Global