Saudi Aramco Jajaki Pengiriman Minyak via Laut Merah di Tengah Penutupan Selat Hormuz

Saudi Aramco Jajaki Pengiriman Minyak via Laut Merah di Tengah Penutupan Selat Hormuz

Latar Belakan

Selat Hormuz resmi ditutup pada 28 Februari 2026, menyusul eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. [Kompas](https://money.kompas.com/read/2026/03/03/172347726/selat-hormuz-ditutup-harga-minyak-dunia-melonjak-tajam) Harga minyak mentah Brent melonjak menjadi sekitar US$81,57 per barel, sementara kapal-kapal niaga tertahan dan perusahaan pelayaran global menghentikan operasionalnya di kawasan Teluk. [Kompas](https://money.kompas.com/read/2026/03/03/172347726/selat-hormuz-ditutup-harga-minyak-dunia-melonjak-tajam)

Langkah Aramco

Aramco tengah menjajaki pengalihan pengiriman minyak mentah ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Perusahaan telah menanyakan kepada sejumlah pelanggan di Asia mengenai kesiapan mereka untuk mengangkat kargo dari Yanbu, dan para shipper dimintai pandangan apakah bersedia mengalihkan titik muat dari Teluk Persia ke Laut Merah. Jenis minyak utama yang akan dimuat dari Yanbu adalah Arab Light. [Bisnis](https://ekonomi.bisnis.com/read/20260304/620/1957640/selat-hormuz-tertutup-aramco-jajaki-pengiriman-minyak-via-laut-merah)

Aramco memiliki jaringan pipa East-West berkapasitas 5 juta barel per hari yang membentang dari ladang minyak di wilayah timur Arab Saudi menuju pesisir barat di Laut Merah. [Bisnis](https://ekonomi.bisnis.com/read/20260304/620/1957640/selat-hormuz-tertutup-aramco-jajaki-pengiriman-minyak-via-laut-merah)

Keterbatasan Jalur Alternatif

Meskipun kapasitas pipa East-West telah ditingkatkan, jalur ini belum mampu menampung seluruh beban ekspor Saudi jika Selat Hormuz ditutup total. Terminal di Yanbu juga memiliki kapasitas sandar tanker yang lebih kecil dibandingkan terminal raksasa di Ras Tanura. [Media Indonesia](https://mediaindonesia.com/internasional/866115/selat-hormuz-ditutup-inilah-dampak-mengerikan-bagi-kilang-saudi-aramco-dan-ekonomi-dunia)

Risiko Laut Merah

Laut Merah juga tidak sepenuhnya bebas risiko. Kelompok militan Houthi di Yaman yang didukung Iran sebelumnya mengancam akan kembali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang melintas, sehingga sejumlah perusahaan pelayaran global membatalkan rencana kembali beroperasi di rute tersebut. [Bisnis](https://ekonomi.bisnis.com/read/20260304/620/1957640/selat-hormuz-tertutup-aramco-jajaki-pengiriman-minyak-via-laut-merah)

Dampak Lebih Luas

Harga minyak mentah Brent naik 4,7% pada 4 Maret 2026, mencapai US$81,40 per barel — level tertinggi sejak Januari 2025. Secara kumulatif, harga Brent telah melonjak hingga 12% sejak konflik terbuka pecah. [SWA](https://swa.co.id/read/470018/selat-hormuz-ditutup-harga-minyak-dunia-melonjak-tajam) Asia menjadi kawasan paling rentan, karena mengimpor sekitar 14,74 juta barel per hari minyak mentah dari Timur Tengah, setara hampir 60% dari total impor kawasan. [Kontan](https://internasional.kontan.co.id/news/asia-rentan-jika-selat-hormuz-ditutup-ketergantungan-minyak-timur-tengah-capai-60)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Ujung Tanduk Sejarah: Krisis Iran-Amerika dan Pencarian Jalan Keluar yang Mustahil

Gagasan "Revolusi Persemakmuran"

OKI sebagai "Khilafah Fungsional" Abad Ini: Menuju Peran Strategis di Tengah Multipolaritas Global